{"id":161,"date":"2018-04-11T03:33:03","date_gmt":"2018-04-11T03:33:03","guid":{"rendered":"http:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/?p=161"},"modified":"2020-08-22T01:31:06","modified_gmt":"2020-08-22T01:31:06","slug":"apa-itu-kecerdasan-buatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/index.php\/161\/apa-itu-kecerdasan-buatan\/","title":{"rendered":"What is Artificial Intelligence?"},"content":{"rendered":"<p>The term of artificial intelligence (AI) has some definitions, i.e.:<\/p>\n<ul>\n<li>A study that is trying to get the thing to be intelligent<\/li>\n<li>A study to utilize the computer to be able to solve the problem<\/li>\n<li>The technology that adopts a human intelligence and simulates to solve the problem<\/li>\n<\/ul>\n<p>The intelligent according to John McCarthy Stanford is an ability to achieve success in the problem solution. So the AI is offering approaches from the media or testing of intelligent theory. Those theories can be expressed in the computer program language and real proven.<\/p>\n<p>The standard computer program only solves programmed problems specifically. If a standard program requires to be changed in the self-adaptation with new information, all programs shall be seen one by one until we get an optimal state to attach a change or modification. <span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Cara seperti ini tidak hanya memboroskan waktu, namun juga dapat mempengaruhi bagian tertentu dari program itu sehingga menyebabkan terjadinya error. \">This way not only wastes time, but it can also affect certain parts of the program causing errors.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Sebaliknya, Kecerdasan Buatan dapat memungkinkan komputer untuk \u2018berpikir\u2019.\">In contrast, Artificial Intelligence can allow computers to &#8216;think&#8217;. <\/span><span title=\"Dengan cara menyederhanakan program, Kecerdasan Buatan dapat menirukan proses belajar manusia sehingga informasi baru dapat diserap dan digunakan sebagai acuan di masa-masa yang akan datang.\">By simplifying the program, Artificial Intelligence can mimic the human learning process so that new information can be absorbed and used as a reference in the future. <\/span><span title=\"Manusia dapat menyerap informasi baru tanpa perlu mengubah atau mempengaruhi informasi lain yang telah tersimpan.\">Humans can absorb new information without the need to alter or influence other information that has been stored. <\/span><span title=\"Menggunakan program Kecerdasan Buatan membutuhkan cara yang jauh lebih sederhana dibandingkan dengan memakai program standar tanpa Kecerdasan Buatan di dalamnya. \">Using an Artificial Intelligence program requires a much simpler way than using a standard program without Artificial Intelligence in it.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Teknik yang digunakan dalam Kecerdasan Buatan memungkinkan dibuatnya sebuah program yang setiap bagiannya mengandung langkah-langkah independen dan dapat diidentifikasi dengan baik untuk dapat memecahkan sebuah atau sejumlah persoalan.\">The techniques used in Artificial Intelligence allow for the creation of a program that each part contains independent and well-identified measures to solve a problem. <\/span><span title=\"Setiap potong bagian program adalah seperti sepotong informasi dalam pikiran manusia.\">Each piece of program is like a piece of information in the human mind. <\/span><span title=\"Jika informasi tadi diabaikan, pikiran kita secara otomatis dapat mengatur cara kerjanya untuk menyesuaikan diri dengan fakta atau informasi yang baru tersebut.\">If the information is ignored, our minds can automatically adjust how it works to adopt to the new fact or information. <\/span><span title=\"Kita tidak perlu selalu mengingat setiap potong informasi yang telah kita pelajari.\">We don&#8217;t need to always remember every piece of information we have learned. <\/span><span title=\"Hanya yang relevan dengan persoalan yang kita hadapi yang kita gunakan.\">Only relevant to the problems we face that we use. <\/span><span title=\"Demikian pula dalam Kecerdasan Buatan, setiap potong bagian program Kecerdasan Buatan dapat dimodifikasi tanpa mempengaruhi struktur seluruh programnya.\">Similarly in Artificial Intelligence, any piece of Artificial Intelligence program can be modified without affecting the structure of the entire program. <\/span><span title=\"Keluwesan ini dapat menghasilkan program yang semakin efisien dan mudah dipahami. \">This flexibility can result in an increasingly efficient and understandable program.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Kecerdasan Buatan termasuk bidang ilmu yang relatif muda.\">Artificial Intelligence belongs to a relatively young field of science. <\/span><span title=\"Pada tahun 1950-an para ilmuwan dan peneliti mulai memikirkan bagaimana caranya agar mesin dapat melakukan pekerjaannya seperti yang bisa dikerjakan oleh manusia.\">In the 1950s scientists and researchers began to think of how the machine could do its work as human beings could. <\/span><span title=\"Alan Turing, seorang matematikawan Inggris pertama kali mengusulkan adanya tes untuk melihat bisa tidaknya sebuah mesi dikatakan cerdas.\">Alan Turing, a British mathematician, first proposed a test to see whether or not a machine was said to be intelligent. <\/span><span title=\"Hasil tes tersebut kemudian dikenal dengan Turing Test, dimana si mesin tersebut menyamar seolah-olah sebagai seseorang di dalan suatu permainan yang mampu memberikan respon terhadap serangkaian pertanyaan yang diajukan.\">The test results are then known as the Turing Test, where the machine is disguised as if someone in a game capable of responding to a series of questions asked. <\/span><span title=\"Turing beranggapan bahwa, jika mesin dapat membuat seseorang percaya bahwa dirinya mampu berkomunikasi dengan orang lain, maka dapat dikatakan bahwa mesin tersebut cerdas (seperti layaknya manusia). \">Turing assumes that, if the machine can make a person believe that he or she is capable of communicating with others, then it can be said that the machine is intelligent (like a human being).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Kecerdasan Buatan sendiri dimunculkan oleh seorang profesor dari Massachusetts Institute of Technology yang bernama John McCarthy pada tahun 1956 pada Dartmouth Conference yang dihadiri oleh para peneliti AI.\">Artificial Intelligence itself was raised by a professor from the Massachusetts Institute of Technology named John McCarthy in 1956 at the Dartmouth Conference attended by AI researchers. <\/span><span title=\"Pada konferensi tersebut juga didefinisikan tujuan utama dari Kecerdasan Buatan, yaitu: mengetahui dan memodelkan proses-proses berfikir manusia dan mendesain mesin agar rapat menirukan kelakuan manusia tersebut. \">At the conference also defined the main purpose of Artificial Intelligence, namely: knowing and modeling the processes of human thinking and designing the machine to meetings mimic human behavior.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Beberapa program AI yang mulai dibuat pada tahun 1956-1966, antara lain: \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">Some of the AI programs that began to be created in 1956-1966, among others:<\/span><span title=\"Program ini mampu melakukan terapi terhadap pasien dengan memberikan beberapa \"><br \/>\n<\/span><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Logic Theorist, diperkenalkan pada Dartmouth Conference, program ini dapat membuktikan teorema-teorema \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">Logic Theorist, introduced to the Dartmouth Conference, this program can prove theorems<\/span><\/span><\/li>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Sad Sam, diprogram oleh Robert K. Lindsay (1960).\">Sad Sam, programmed by Robert K. Lindsay (1960). <\/span><span title=\"Program ini dapat mengetahui kalimat-kalimat sederhana yang ditulis dalam bahasa Inggris dan mampu memberikan jawaban dari fakta-fakta yang didengar dalam sebuah \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">This program can find out simple sentences written in English and able to provide answers to the facts<br \/>\n<\/span><\/span><\/li>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"ELIZA, diprogram oleh Joseph Weinzenbaum (1967).\">ELIZA, programmed by Joseph Weinzenbaum (1967). <\/span><span title=\"Program ini mampu melakukan terapi terhadap pasien dengan memberikan beberapa \">This program is able to do therapy to patients<br \/>\n<\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Persoalan-persoalan yang mula-mula ditangani oleh Kecerdasan Buatan adalah pembuktian teorema dan permainan (game).\">The problems that are first handled by Artificial Intelligence are proof of theorems and games. <\/span><span title=\"Seorang periset Kecerdasan Buatan yang bernama Samuel menuliskan program permainan catur yang tidak hanya sekedar bermain catur, namun program tersebut juga dibuat agar dapat menggunakan pengalamannya untuk meningkatkan kemampuannya.\">An Artificial Intelligence researcher named Samuel wrote a chess game program that not only played chess, but the program was also created in order to use his experience to improve his abilities. <\/span><span title=\"Sementara itu, Newell, seorang ahli teori logika berusaha membuktikan teorema-teorema matematika. \">Meanwhile, Newell, a logical theorist trying to prove mathematical theorems.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Makin pesatnya perkembangan teknologi menyebabkan adanya perkembangan dan perluasan lingkup yang membutuhkan kehadiran Kecerdasan Buatan.\">The rapid development of technology causes the development and expansion of the scope that requires the presence of Artificial Intelligence. <\/span><span title=\"Karakteristik cerdas sudah mulai dibutuhkan di berbagai disiplin ilmu dan teknologi.\">Intelligent characteristics have begun to be needed in various disciplines and technologies. <\/span><span title=\"Kecerdasan Buatan tidak hanya merambah di berbagai disiplin ilmu yang lain.\">Artificial Intelligence isn&#8217;t only penetrated in various other disciplines. <\/span><span title=\"Irisan antara psikologi dan kecerdasan buatan melahirkan sebuah area yang dikenal dengan nama cognition &amp; psycolinguistics.\">The wedge between psychology and artificial intelligence gave birth to an area known as cognition &amp; psycholinguistics. <\/span><span title=\"Irisan antara teknik elektro dengan kecerdasan buatan melahirkan berbagai ilmu seperti: pengolahan citra, teori kendali, pengenalan pola dan robotika. \">The wedge between electro engineering and artificial intelligence gave birth to various sciences such as image processing, control theory, pattern recognition, and robotics.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Dewasa ini, Kecerdasan Buatan juga memberikan kontribusi yang cukup besar di bidang manajemen.\">Today, Artificial Intelligence also contributes considerably to management. <\/span><span title=\"Adanya sistem pendukung keputusan, dan Sistem Informasi Manajemen juga tidak lepas dari andil Kecerdasan Buatan. \">The existence of decision support systems and Management Information Systems also can not be separated from the Artificial Intelligence share.<br \/>\n<\/span><\/span><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Adanya irisan penggunaan Kecerdasan Buatan di berbagai disiplin ilmu tersebut menyebabkan cukup rumitnya untuk mengklasifikasikan Kecerdasan Buatan menurut disiplin ilmu yang menggunakannya.\">The use of Artificial Intelligence in various disciplines makes it complicated enough to classify Artificial Intelligence according to the disciplines that use it. <\/span><span title=\"Untuk memudahkan hal tersebut, maka pengklasifikasian lingkup Kecerdasan Buatan didasarkan pada output yang diberikan yaitu pada aplikasi komersial (meskipun sebenarnya Kecerdasan Buatan itu sendiri bukan merupakan medan komersial). \">To facilitate this, the classification of the scope of Artificial Intelligence is based on the given output of the commercial application (although actually Artificial Intelligence itself is not a commercial field).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Lingkup utama dalam Kecerdasan Buatan adalah: \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">The main scopes in Artificial Intelligence are:<\/span><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Sistem Pakar (Expert System).\">Expert System. <\/span><span title=\"Disini komputer digunakan sebagai sarana untuk menyimpan pengetahuan para pakar.\">Here the computer is used as a means to store the knowledge of the experts. <\/span><span title=\"Dengan demikian komputer akan memiliki keahlian untuk menyelesaikan permasalahan dengan meniru keahlian yang dimiliki oleh \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">Thus the computer will have the expertise to solve the problem by imitating the expertise possessed by\u00a0<\/span><\/span><\/li>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Pengolahan Bahasa Alami (Natural Language Processing).\">Natural Language Processing. <\/span><span title=\"Dengan pengolahan bahasa alami ini diharapkan user dapat berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan bahasa sehari-hari. \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">With natural language processing, it is expected that the user can communicate with a computer using everyday language.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Pengenalan Ucapan (Speech Recognition).\">Speech Recognition. <\/span><span title=\"Melalui pengenalan ucapan diharapkan manusia dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">Through the introduction of speech expected human beings can communicate with a computer <\/span><\/span><\/li>\n<li>Robotics &amp; Sensory Systems.<\/li>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Computer Vision, mencoba untuk dapat menginterpretasikan gambar atau obyek- obyek tampak melalui \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">Computer Vision, trying to be able to interpret images or objects visible<\/span><\/span><\/li>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Intelligent Computer-aided Instruction.\">Intelligent Computer-aided Instruction. <\/span><span title=\"Komputer dapat digunakan sebagai tutor yang dapat melatih dan \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">Computers can be used as tutors who can train<\/span><\/span><\/li>\n<li>Game<\/li>\n<\/ol>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Seiring dengan perkembangan teknologi, muncul beberapa teknologi yang juga bertujuan untuk membuat agar komputer menjadi cerdas sehingga dapat menirukan kerja manusia sehari-hari.\">Along with the development of technology, emerging some technology that also aims to make the computer become intelligent so that it can mimic the work of human every day.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Teknologi ini juga mampu mengakomodasi adanya ketidakpastian dan ketidaktepatan data input.\">This technology is also able to accommodate the uncertainty and inaccuracy of input data. <\/span><span title=\"Dengan didasari pada teori himpunan, maka pada tahun 1965 muncul Logika Fuzzy.\">Based on set theory, then in 1965 came Fuzzy Logic. <\/span><span title=\"Kemudian pada tahun1975 John Holland mengatakan bahwa setiap problem berbentuk adaptasi (alami maupu buatan) secara umum dapat diformulasikan dalam terminologi genetika.\">Then in 1975, John Holland said that any problem in the form of adaptation (natural and artificial) can generally be formulated in genetic terminology. <\/span><span title=\"Algoritma Genetika ini merupakan simulasi proses evolusi Darwin dan operasi genetika atas kromosom. \">The Genetic Algorithm is a simulation of Darwin&#8217;s evolutionary process and genetic operations on chromosomes.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Sejalan dengan berkembangnya permasalahan manusia, maka manusia harus menggunakan sumber daya secara eficien.\">In line with the development of human problems, people must use resources efficiently. <\/span><span title=\"Untuk melakukan hal tersebut, maka kita membutuhkan bantuan dengan kualitas yang tinggi dari komputer.\">To do that, then we need help with the high quality of computers. <\/span><span title=\"Dalam kehidupan manusia, komputer dapat membantu dalam bidang: \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">In human life, computers can help in the areas of:<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Dalam kehidupan manusia, komputer dapat membantu dalam bidang: \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">\u00a0<\/span><span title=\"Pertanian, komputer dapat mengkontrol robot yang melakukan kontrol terhadap hama, pemangkasan pohon, pemilihan hasil panen. \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">Agriculture, computers can control robots that control pests, pruning trees, harvesting.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Pabrik, komputer dapat menkontrol robot yang harus mengerjakan pekerjaan berbahaya dan membosankan, inspeksi dan melakukan perawatan \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">Factory, the computer can control the robot who must do the work dangerous and boring, inspection and maintenance<\/span><\/span><\/li>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Kesehatan, komputer dapat membantu untuk mendiagnosis penyakit, melakukan monitoring kondisi pasien, memberikan perawatan \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">Health, computers can help to diagnose illness, monitor patient&#8217;s condition, and provide <\/span><\/span>treatment<\/li>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Pekerjaan Rumah Tangga, komputer dapat memberikan nasihat dalam memasak dan berbelanja, membantu membersihkan lantai, memotong rumput, mencuci pakaian, dan lain-lain \">Housework, a computer can provide advice on cooking and shopping, helping to clean floors, mowing, washing clothes, etc.<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Jika dibanding kecerdasan alami, kecerdasan buatan memiliki keuntungan komersial, antara lain: \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">When compared to natural intelligence, artificial intelligence has commercial advantages, including:<\/span><br \/>\n<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Kecerdasan buatan lebih bersifat permanen. \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">Artificial intelligence is more permanent.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Kecerdasan buatan lebih mudah diduplikasi dan disebarkan. \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\">Artificial intelligence is more easily duplicated and disseminated.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Kecerdasan buatan dapat didokumentasi. \">Artificial intelligence can be documented.<\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dibanding dengan kecerdasan alami.\">Artificial intelligence can do the job faster than with natural intelligence.<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong>In Indonesia:<\/strong><\/p>\n<p>Istilah kecerdasan buatan atau artificial intelligent (AI) mempunyai beberapa definisi, diantaranya:<\/p>\n<ul>\n<li>Suatu studi yang berusaha membuat cara agar perangkat keras berlaku cerdas<\/li>\n<li>Suatu studi yang memanfaatkan komputer agar mampu menyelesaikan permasalahan yang sukar<\/li>\n<li>Teknologi yang mengadopsi prilaku kecerdasan manusia dan mensimulasikannya untuk memecahkan permasalahan<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kecerdasan menurut John McCarthy Stanford adalah suatu kemampuan dalam mencapai kesuksesas dalam memecahkan permasalahan.<\/p>\n<p>Dengan demikian, kecerdasa buatan menawarkan pendekatan dari media atau uji teori kecerdasan. Teori-teori ini dapat dinyatakan dalam bahasa program komputer dan dibuktikan secara nyata.<\/p>\n<p>Program komputer standar hanya mampu menyelesaikan persoalan terprogram secara spesifik. Jika sebuah program standar perlu dirubah untuk menyesuaikan diri dengan suatu informasi baru, seluruh program harus dilihat satu persatu sampai kita dapatkan ruang optimal untuk menyisipkan perubahan atau modifikasi tersebut. Cara seperti ini tidak hanya memboroskan waktu, namun juga dapat mempengaruhi bagian tertentu dari program itu sehingga menyebabkan terjadinya error.<\/p>\n<p>Sebaliknya, Kecerdasan Buatan dapat memungkinkan komputer untuk \u2018berpikir\u2019. Dengan cara menyederhanakan program, Kecerdasan Buatan dapat menirukan proses belajar manusia sehingga informasi baru dapat diserap dan digunakan sebagai acuan di masa-masa yang akan datang. Manusia dapat menyerap informasi baru tanpa perlu mengubah\u00a0 atau mempengaruhi informasi lain yang telah tersimpan. Menggunakan program Kecerdasan Buatan membutuhkan cara yang jauh lebih sederhana dibandingkan dengan memakai program standar tanpa Kecerdasan Buatan di dalamnya.<\/p>\n<p>Teknik yang digunakan dalam Kecerdasan Buatan memungkinkan dibuatnya sebuah program yang setiap bagiannya mengandung langkah-langkah independen dan dapat diidentifikasi dengan baik untuk dapat memecahkan sebuah atau sejumlah persoalan. Setiap potong bagian program adalah seperti sepotong informasi dalam pikiran manusia. Jika informasi tadi diabaikan, pikiran kita secara otomatis dapat mengatur cara kerjanya untuk menyesuaikan diri dengan fakta atau informasi yang baru tersebut. Kita tidak perlu selalu mengingat setiap potong informasi yang telah kita pelajari. Hanya yang relevan dengan persoalan yang kita hadapi yang kita gunakan. Demikian pula dalam Kecerdasan Buatan, setiap potong bagian program Kecerdasan Buatan dapat dimodifikasi tanpa mempengaruhi struktur seluruh programnya. Keluwesan ini dapat menghasilkan program yang semakin efisien dan mudah dipahami.<\/p>\n<p>Kecerdasan Buatan termasuk bidang ilmu yang relatif muda. Pada tahun 1950-an para ilmuwan dan peneliti mulai memikirkan bagaimana caranya agar mesin dapat melakukan pekerjaannya seperti yang bisa dikerjakan oleh manusia. Alan Turing, seorang matematikawan Inggris pertama kali mengusulkan adanya tes untuk melihat bisa tidaknya sebuah mesi dikatakan cerdas. Hasil tes tersebut kemudian dikenal dengan Turing Test, dimana si mesin tersebut menyamar seolah-olah sebagai seseorang di dalan suatu permainan yang mampu memberikan respon terhadap serangkaian pertanyaan yang diajukan. Turing beranggapan bahwa, jika mesin dapat membuat seseorang percaya bahwa dirinya mampu berkomunikasi dengan orang lain, maka dapat dikatakan bahwa mesin tersebut cerdas (seperti layaknya manusia).<\/p>\n<p>Kecerdasan Buatan sendiri dimunculkan oleh seorang profesor dari Massachusetts Institute of Technology yang bernama John McCarthy pada tahun 1956 pada Dartmouth Conference yang dihadiri oleh para peneliti AI. Pada konferensi tersebut juga didefinisikan tujuan utama dari Kecerdasan Buatan, yaitu: mengetahui dan memodelkan proses-proses berfikir manusia dan mendesain mesin agar rapat menirukan kelakuan manusia tersebut.<\/p>\n<p>Beberapa program AI yang mulai dibuat pada tahun 1956-1966, antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li>Logic Theorist, diperkenalkan pada Dartmouth Conference, program ini dapat membuktikan teorema-teorema<\/li>\n<li>Sad Sam, diprogram oleh Robert K. Lindsay (1960). Program ini dapat mengetahui kalimat-kalimat sederhana yang ditulis dalam bahasa Inggris dan mampu memberikan jawaban dari fakta-fakta yang didengar<\/li>\n<li>ELIZA, diprogram oleh Joseph Weinzenbaum (1967). Program ini mampu melakukan terapi terhadap pasien<\/li>\n<\/ol>\n<p>Persoalan-persoalan yang mula-mula ditangani oleh Kecerdasan Buatan adalah pembuktian teorema dan permainan (game). Seorang periset Kecerdasan Buatan yang bernama Samuel menuliskan program permainan catur yang tidak hanya sekedar bermain catur, namun program tersebut juga dibuat agar dapat menggunakan pengalamannya untuk meningkatkan kemampuannya. Sementara itu, Newell, seorang ahli teori logika berusaha membuktikan teorema-teorema matematika.<\/p>\n<p>Makin pesatnya perkembangan teknologi menyebabkan adanya perkembangan dan perluasan lingkup yang membutuhkan kehadiran Kecerdasan Buatan. Karakteristik cerdas sudah mulai dibutuhkan di berbagai disiplin ilmu dan teknologi. Kecerdasan Buatan tidak hanya merambah di berbagai disiplin ilmu yang lain. Irisan antara psikologi dan kecerdasan buatan melahirkan sebuah area yang dikenal dengan nama cognition &amp; psycolinguistics. Irisan antara teknik elektro dengan kecerdasan buatan melahirkan berbagai ilmu seperti: pengolahan citra, teori kendali, pengenalan pola dan robotika.<\/p>\n<p>Dewasa ini, Kecerdasan Buatan juga memberikan kontribusi yang cukup besar di bidang manajemen. Adanya sistem pendukung keputusan, dan Sistem Informasi Manajemen juga tidak lepas dari andil Kecerdasan Buatan.<\/p>\n<p>Adanya irisan penggunaan Kecerdasan Buatan di berbagai disiplin ilmu tersebut menyebabkan cukup rumitnya untuk mengklasifikasikan Kecerdasan Buatan menurut disiplin ilmu yang menggunakannya. Untuk memudahkan hal tersebut, maka pengklasifikasian lingkup Kecerdasan Buatan didasarkan pada output yang diberikan yaitu pada aplikasi komersial (meskipun sebenarnya Kecerdasan Buatan itu sendiri bukan merupakan medan komersial).<\/p>\n<p>Lingkup utama dalam Kecerdasan Buatan adalah:<\/p>\n<ol>\n<li>Sistem Pakar (Expert System). Disini komputer digunakan sebagai sarana untuk menyimpan pengetahuan para pakar. Dengan demikian komputer akan memiliki keahlian untuk menyelesaikan permasalahan dengan meniru keahlian yang dimiliki<\/li>\n<li>Pengolahan Bahasa Alami (Natural Language Processing). Dengan pengolahan bahasa alami ini diharapkan user dapat berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan bahasa sehari-hari.<\/li>\n<li>Pengenalan Ucapan (Speech Recognition). Melalui pengenalan ucapan diharapkan manusia dapat berkomunikasi dengan komputer<\/li>\n<li>Robotika &amp; Sistem Sensor (Robotics &amp; Sensory Systems).<\/li>\n<li>Computer Vision, mencoba untuk dapat menginterpretasikan gambar atau obyek- obyek tampak<\/li>\n<li>Intelligent Computer-aided Instruction. Komputer dapat digunakan sebagai tutor yang dapat melatih<\/li>\n<li>Game<\/li>\n<\/ol>\n<p>Seiring dengan perkembangan teknologi, muncul beberapa teknologi yang juga bertujuan untuk membuat agar komputer menjadi cerdas sehingga dapat menirukan kerja manusia sehari-hari.<\/p>\n<p>Teknologi ini juga mampu mengakomodasi adanya ketidakpastian dan ketidaktepatan data input. Dengan didasari pada teori himpunan, maka pada tahun 1965 muncul Logika Fuzzy. Kemudian pada tahun1975 John Holland mengatakan bahwa setiap problem berbentuk adaptasi (alami maupu buatan) secara umum dapat diformulasikan dalam terminologi genetika. Algoritma Genetika ini merupakan simulasi proses evolusi Darwin dan operasi genetika atas kromosom.<\/p>\n<p>Sejalan dengan berkembangnya permasalahan manusia, maka manusia harus menggunakan sumber daya secara eficien. Untuk melakukan hal tersebut, maka kita membutuhkan bantuan dengan kualitas yang tinggi dari komputer. Dalam kehidupan manusia, komputer dapat membantu dalam bidang:<\/p>\n<ul>\n<li>Pertanian, komputer dapat mengkontrol robot yang melakukan kontrol terhadap hama, pemangkasan pohon, pemilihan hasil panen.<\/li>\n<li>Pabrik, komputer dapat menkontrol robot yang harus mengerjakan pekerjaan berbahaya dan membosankan, inspeksi dan melakukan perawatan<\/li>\n<li>Kesehatan, komputer dapat membantu untuk mendiagnosis penyakit, melakukan monitoring kondisi pasien, memberikan perawatan<\/li>\n<li>Pekerjaan Rumah Tangga, komputer dapat memberikan nasihat dalam memasak dan berbelanja, membantu membersihkan lantai, memotong rumput, mencuci pakaian, dan lain-lain<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika dibanding kecerdasan alami, kecerdasan buatan memiliki keuntungan komersial, antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li>Kecerdasan buatan lebih bersifat permanen.<\/li>\n<li>Kecerdasan buatan lebih mudah diduplikasi dan disebarkan.<\/li>\n<li>Kecerdasan buatan dapat didokumentasi.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dibanding dengan kecerdasan alami.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>The term of artificial intelligence (AI) has some definitions, i.e.: A study that is trying to get the thing to be intelligent A study to utilize the computer to be able to solve the problem The technology that adopts a human intelligence and simulates to solve the problem The intelligent according to John McCarthy Stanford [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":162,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[19,21,20],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=161"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":432,"href":"https:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161\/revisions\/432"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/162"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=161"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=161"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ferrywahyuwibowo.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=161"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}